DonorSenin , 10 agustus 09 malam aku dapat SMS dari seorang teman SMA ku. Cukup kaget melihat SMS itu, karena beliau menanyakan golongan darahku. Langsung saja aku jawab golongan darahku adalah O, dan setelah tanya-menanya ternyata ada saudaranya yang membutuhkan darah O. Aku kembali kaget, wah berarti darahku dibutuhkan nih pikirku. Boleh teman-teman tau, bahwa sesungguhnya aku belum ada pengalaman mendonorkan darah. Ku tanya sama temanku kpan butuhnya ternyata malem itu. Sayangnya malem itu aku belum bisa, memang sangat disayangkan aku tidak bisa menolong langsung.

Untung keesokkan harinya aku bisa. Siang itu aku langsung menuju tempat untuk mendonorkan darah bersama temanku (sebut saja PMI). Sebelum mendonorkan, seperti biasa ada tes untuk pendonor. Yang pertama adalah bagaimana kadar Hb (haemogoblin) nya, jenis golongan darahnya, serta beberapa pertanyaan dari sebuah kuesioner. Alhamdulillah ternyata aku diperbolehkan untuk mendonorkan darahku. Setelah beberapa menit darahku selesai di ambil, tanya-tanya ternyata darahku diambil sekitar 350cc. Memang tidak 100% setelah donor selesai, darah kita dapat digunakan. Hal ini karena setelah donor selesai akan ada uji saring darah kita terhadap beberapa penyakit.

Untuk teman-teman ketahui, perasaan sehabis donor darah itu ternyata menyenangkan. Bisa membantu sesama dengan apa yang kita punya, karena sesungguhnya apa yang kita miliki tidaklah 100% punya kita. Mungkin tidak banyak manfaat yang kita dapat dari donor darah tapi silahkan teman-teman rasakan sendiri perasaan pribadi yang di dapat setelah donor darah. Dengan mendonorkan darah secara rutin setiap tiga bulan sekali, maka tubuh akan terpacu untuk memproduksi sel-sel darah baru, sedangkan fungsi sel-sel darah
merah adalah untuk oksigenisasi dan mengangkut sari-sari makanan. Dengan demikian fungsi darah menjadi lebih baik sehingga donor menjadi SEHAT. Selain itu, kesehatan pendonor akan selalu terpantau karena setiap kali donor dilakukan pemeriksaan kesehatan sederhana dan pemeriksaan uji saring darah terhadap infeksi yang dapat ditularkan lewat darah.

“Mari kita mendonorkan darah kita, Setetes darah kita sangat berguna bagi sebagian orang”