Tidak ada kata terlambat untuk mengucapkan Dirgahayu untuk bangsaku ini. Memang lebih cepat lebih baik (bkan ajang kampanye lho), tapi gapapalah. Bangsaku kini telah berumur 64 tahun, umur yang sudah terbilang tua dan dewasa. Akan tetapi benarkah bangsaku ini telah benar-benar telah dewasa?? banyak jawaban yang akan muncul dari pertanyaan ini, karena tiap orang pasti mempunyai perspektif yang berbeda-beda. Menurutku pribadi bangsaku nelum bisa dibilang dewasa. Banyak hal yang menjadi acuan jawabanku ini. Salah satunya adalah hal kemandirian, bangsa kita belum benar-benar mandiri. Masih banyak ketergantungan dari bangsa lain, memang sedikit mustahil untuk saat jika Indonesia tidak bergantung pada bangsa lain. Asal tidak menjadi ketergantungan saja, amin…
Selain itu mungkin yang jadi perhatianku adalah rakyat Indonesia itu sendiri. Kita memang ingin sekali bangsa ini menjadi bangsa yang makmur, sentosa. Tidak ada pengangguran, tidak ada kemiskinan, tidak ada kejahatan (waw, keren ya..) tapi bagaimana bangsa ini akan berubah jika kita sebagai rakyatnya tidak berubah terlebih dahulu. Seperti dalam Al-Quran, yang menjelaskan bahwa sebuah bangsa tidak akan berubah kecuali bangsa itu merubahnya (semoga saja tidak salah). Banyak hal kecil yang bisa kita lakukan untuk bangsa ini, yang jelas kita harus menanamkan “Cinta Tanah Air” dalam jiwa raga kita.
Dengan adanya rasa cinta maka hal-hal kecil yang dapat memperbaiki bangsa ini dapat kita lakukan dengan ikhlas. Seperti membuang sampah pada tempatnya, menghormati sesama manusia, saling tolong-menolong sesama manusia, dah hal-hal berguna lainnya. Mari kita bangun bangsa ini menjadi bangsa yang besar. ” Dirgahayu Indonesia “




