Sudah sehatkah kita sebagai pria????

Tinggalkan Komentar

Lagi-lagi dapet masukan yang bagus dari kompas tentang kesehatan kita. tapi untuk postingan ini di khususkan untuk kesehatan pria (maaf ya, buat kaum hawa ^^). sebagai seorang pria alangkah bijaknya kalau kita dapet mengontrol kesehatan diri sendiri. tidak perlu ke dokter dan bayar biaya yang mahal untuk konsultasi, cukup dengan memperhatikan tanda-tanda tubuh sehat di bawah ini, kita dapet menilai kesehatan diri kita. check it  out …

Warna kuku merah muda
Meski hanya seujung jari, nyatanya warna kuku bisa menjadi indikator kesehatan yang paling mudah dilihat. Secara umum, orang yang sehat memiliki warna kuku merah muda (pink), kuat, dan lembut. Oleh karena itu, tak ada salahnya waspada bila Anda menjumpai perubahan pada warna kuku.

Kuku yang berwarna kekuningan dan pertumbuhannya lambat bisa menjadi indikasi adanya penyakit pernapasan. Sementara itu, kuku yang berlekuk perlu dicurigai adanya diabetes. Kekurangan zat gizi tertentu, seperti zat besi, juga bisa menyebabkan perubahan pada warna kuku.

Warna urine kuning muda
Pada umumnya warna urine yang normal sangat bervariasi, tergantung pada banyaknya jumlah air yang kita minum. Bila Anda minum cukup banyak, warna urine biasanya lebih bening. Sebaliknya bila kita dehidrasi, warna urine akan menjadi lebih gelap.

Selain warna, perhatikan juga perubahan mencolok dari urine. Misalnya, bau yang menyengat atau perubahan warna menjadi kemerahan. Konsultasikan dengan dokter bila Anda mencurigai adanya kelainan.

Menghasilkan sekitar satu sendok teh cairan mani
Seorang pria dewasa sehat mampu menghasilkan cairan mani sekitar 2-5 ml semen saat ejakulasi. Seiring bertambahnya umur, produksi semen memang berkurang. Namun, bila semen yang dihasilkan kurang dari 2 ml, hal ini bisa menjadi tanda hyperspermia yang bisa memengaruhi kesuburan pria.

Selain volumenya, warna cairan mani juga menjadi tanda kesehatan. Pria yang sehat memiliki warna cairan mani putih atau keabu-abuan dan lengket. Cairan mani yang disertai darah atau terlalu cair perlu diwaspadai dan dikonsultasikan pada dokter.

Denyut jantung 70 bpm
Denyut jantung saat beristirahat (resting heart rate /RHR) adalah indikator yang baik untuk kadar fitness seseorang. Meski RHR sangat bervariasi tergantung pada usia, namun pada pria dewasa sehat, angka yang normal sekitar 70-75 bpm (beat per minute). Untuk mengukurnya, letakkan dua jari tangan di urat nadi pergelangan tangan. Lalu hitunglah sambil melihat jam selama 15 detik. Kalikan angka ini untuk mendapatkan nilai per menitnya.

Kulit elastis
Elastisitas kulit biasanya dipakai sebagai acuan untuk menilai kadar dehidrasi seseorang. Kulit yang sehat bersifat elastis dan kembali normal bila dicubit. Sebaliknya, kulit yang dehidrasi akan kembali ke posisi normal dengan lambat setelah dicubit.

sumber asli ada disini ….

 

Pahlawan-pahlawan bangsaku

Tinggalkan Komentar

hari pahlawan 10 november_thumb[13]

Sekedar untuk memperingati hari pahlawan yang jatuh pada hari ini, maka dengan niat untuk kembali mengingat siapa-siapa saja tokoh yang berhasil mendapat gelar Pahlawan Nasional bagi bangsaku ini. kalau di jelaskan satu-satu mungkin akan panjang jadinya, so aku buat lisnya saja. dan kalau diperhatikan ternyata bangsa Indonesia banyak memiliki tokoh yang sudah berjasa dalam membangun negara Indonesia…

Nih dia beberapa daftar Pahlawan Nasional bangsa Indonesia:

► Abdul Kadir RT Setia (1771-l875)
Abdul Muis (1883-1959)
► Abdulrahman Saleh (1909-1947)
Achmad Yani (1922-1965)
Adam Malik (1917-1984)
► Achmad Ri’fai, KH
► Agus Salim, H (1884-1954)
► Agustinus Adisucipto (1916-1947)
Ahmad Dahlan, KH (1868-1923)
► Ahmad Dahlan, Nyi (1872-1946)
Amir Hamzah,Tengku (1911-1946)
► Andi Mappanyukki
► Antasari, Pangeran (1809-1862)
► Arie Frederik Lasut (1918-1949)
► Basuki Rakhmat (1921-1969)
Lagi

Mencegah Kemungkinan Radiasi dari Ponsel

1 Komentar

Pagi ini buka kompas.com, sedikit tertarik dengan berita yang ada disana terutama masalah kesehatan. Selama ini banyak dari kita yang sudah menggunakan ponsel, baik yang model lama/jadul sampai model terbarunya. Apapun itu, apakah kalian tahu bahwa ponsel juga dapat menggangu kesehatan kita. Sedikit sharing masalah radiasi dari ponsel yang dapat menggangu kesehatan kita. Berikut artikenya:

KOMPAS.com – Belum ada penelitian final yang menyatakan bahwa radiasi yang dihasilkan oleh ponsel memberikan pengaruh buruk bagi kesehatan. Namun, ada baiknya jika kita mulai mencegah kemungkinan terkena dampak buruk radiasi sejak dini. Berikut adalah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mulai menghindari dampak dari radiasi yang bisa saja akan merugikan kesehatan kita di lain hari. Berikut tipsnya:

1. Gunakan speaker atau headset
Headset tak memancarkan radiasi sebanyak ponsel. Para peneliti masih belum sepakat mengatakan mana yang lebih aman, apakah headset yang menggunakan kabel atau yang tidak. Karena konon, headset dengan kabel pun masih mengeluarkan radiasi, meski dalam tingkat kecil. Jadi, jika dalam keadaan sepi, dan tidak mengganggu orang lain, ada baiknya jika sesekali Anda menjawab telepon dengan menggunakan mode speaker.

2. Perbanyak mendengar, kurangi bicara
Ponsel memancarkan radiasi ketika Anda berbicara atau mengetik SMS, tapi tidak memancarkan radiasi ketika sedang menerima pesan. Maka, usahakan untuk mendengarkan lebih banyak saat bicara dengan ponsel, ketimbang berbicara.

3. SMS
Ponsel tidak menggunakan tenaga banyak ketika kita mengirimkan teks ketimbang ketika ponsel bertugas mengirimkan suara kita. Artinya, tenaga berkurang, radiasi yang dikeluarkan pun juga berkurang. Lagipula, ketika kita mengetik SMS, artinya kita menjauhkan ponsel dari kepala kita.

4. Sejauh lengan
Ketika Anda menggunakan headset untuk menjawab telepon, usahakan untuk menjauhkan ponsel dari telinga, dada, atau pinggang. Bagian-bagian tersebut, termasuk perut adalah bagian-bagian tubuh yang mudah menyerap radiasi. Usahakan untuk menjauhkan ponsel yang sedang menerima telepon lewat headset dari perut Anda.

5. Sinyal hilang? Matikan saja.
Ketika si ponsel tidak bisa menerima sinyal cukup, ia harus mengeluarkan usaha lebih kencang untuk mencari menara pemancar. Artinya, lebih banyak emisi yang ia keluarkan. Saat Anda harus menggunakan ponsel, upayakan sinyal berada dalam kondisi penuh. Lagipula, ponsel yang terlalu lama berusaha mencari sinyal hanya akan menghabiskan baterainya.

6. Tak perlu pelindung
Ketika Anda menggunakan sarung pelindung tambahan untuk telepon, artinya Anda menutup jalur telepon untuk bisa bekerja dengan optimal. Artinya, ia akan berusaha lebih keras untuk mencari sinyal, sehingga lebih banyak radiasi yang ia keluarkan.

7. Kurangi penggunaan ponsel pada anak
Otak anak-anak menyerap radiasi ponsel dua kali lebih banyak ketimbang orang dewasa. Disarankan untuk menjauhkan anak-anak dari ponsel untuk melindunginya dari bahaya yang belum diketahui di masa depan.

sumber asli: klik disini . . .

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.